Type something and hit enter

author photo
By On
Mengapa x Seringkali Menjadi Variabel
Dalam pelajaran aljabar huruf x sangat sering dijadikan lambang untuk suatu ketidaktahuan akan nilai dari bilangan tertentu atau sebuah variabel. Dalam kehidupan sehari-hari pun huruf x sering digunakan untuk menyatakan ketidaktahuan akan sesuatu. Contohnya seperti Mr X, dilambangkan untuk menyebut seseorang yang belum diketahui tapi diyakini ada, Sinar X yang sangat sulit untuk ditemukan.

Berawal dari masuknya naskah-naskah matematika yang masuk ke Eropa tepatnya Spanyol pada abad ke 11 dan 12. Muncul ketertarikan bangsa Eropa untuk menerjemahkan naskah-naskah tersebut, namun terdapat banyak permasalahan dalam penerjemahannya. Salah satunya adalah beberapa kata dalam bahasa Arab yang sulit diucapkan oleh bangsa Eropa tanpa banyak berlatih. Kata tersebut juga tidak dapat diwakilkan oleh karakter huruf yang ada dalam Bahasa Eropa.

Salah satu huruf yang sulit diucapkan adalah huruf ش (Sheen) yang sekaligus huruf pertama dari kata 'Shalan' yang berarti 'Sesuatu' yang tidak diketahui, yang tidak terdefinisi. 'Shalan' merupakan kata pertama di masa awal matematika mulai dikenal.

Masalah bagi penerjemah Spanyol abad pertengahan yang bertugas menerjemahkan naskah-naskah dari Arab adalah huruf 'Sheen' dari kata 'Shalan' tidak bisa diubah kedalam Bahasa Spanyol karena Bahasa Spanyol tidak memiliki huruf yang mewakili 'Sh'. Karena masalah ini para penerjemah Spanyol tersebut bersepakat menggunakan bunyi 'ck' dari Bahasa Yunani klasik dengan bentuk huruf \(\chi\) (Chi). Kemudian dalam penerjemahan kembali ke dalam Bahasa Eropa yang lain contohnya Bahasa Latin huruf \(\chi\) (Chi) berubah menjadi x seperti yang dikenal sekarang.

Dapat disimpulkan alasan x seringkali digunakan dalam matematika karena Bangsa Spanyol tidak bisa mengucapkan 'Sh'.

Click to comment